Senin, 09 Juli 2012

Harga

Harga sangatlah bervariasi tergantung jenis jati dan model serta ukuran yang anda inginkan. Jumlah barang yang anda pesan juga mempengaruhi harga yang jauh lebih murah. Namun secara umum bisa kami gambarkan sebagai berikut :

No.
Jenis Produk
Ukuran
Ukuran Balok/rangka
Finishing/ Non
Harga

Jati Perum
Jati Lokal
1.
Kusen Pintu
80cm x 200cm
6cm x 14cm
Non
Rp. 700.000
Rp. 500.000

2.
Kusen jendela 2 lubang
150cm x 120cm


Rp. 1.000.000
Rp. 700.000

3.
Daun Pintu
80cm x 200cm


Rp. 1.000.000
Rp. 700.000

4.
Log (Gelondongan)
OP 16-19
OD 22 – 28
Nomer  30 up
Nomer  40 up


Call


Call


5
Bahan Kusen

Sesuai pesanan


Call

Call


6.
Papan
Sesuai pesanan


Call
Call

Harga diatas belum termasuk ongkos kirim. Ongkos kirim bisa anda bayar langsung kepada armada yang telah kami sediakan termasuk kepada para buruh bongkar muatnya. Besarnya biaya ongkos kirim tergantung dari jumlah dan jarak ketempat tujuan pengiriman. Sebagai gambaran untuk pengiriman wilayah jakarta dari tempat kami apabila menggunakan armada truk biayanya berkisar antara 1 juta-an
 

Produk

Kami memproduksi berbagai macam produk yang keseluruhannya terbuat dari kayu jati berkualitas diantaranya : kusen /jrumpul, daun pintu, jendela, meja kantor/rias belajar/makan/tamu, lemari, buffet, kitchen set, tempat tidur, tempat tv dan aneka meubel lainnya sesuai pesanan anda.
Kami juga menjual bahan kayu jati dalam bentuk log (gelondongan), papan,balok berbagai ukuran dengan harga kubikasi untuk kebutuhan anda yang mau membuat kusen/pintu sendiri. Untuk kayu jati log anda bisa gergaji tempat kami sesuai ukuran yang anda inginkan karena harga sudah termasuk ongkos gergaji. Tersedia juga kayu jati sulawesi dalam bentuk squere/kotak yang kami datangkan langsung dari sulawesi menggunakan jasa ekspedisi kontainer

Profil


Kami adalah perusahaan kayu jati dengan nama CV.Sinarjati yang ada di kota tegal tepatnya di Slawi Jl.Ir.H.Juanda No.54 Slawi-Tegal-Jawa Tengah ( Sebelah Selatan GOR Trisanja Slawi ). Perusahaan  kami cukup berpengalaman mengolah kayu jati menjadi berbagai macam kebutuhan kusen, daun pintu, jendela, lemari dan aneka meubel dengan hasil bagus karena di tangani oleh para tenaga ahli dan terampil dibidangnya di dukung peralatan yg memadai. Sejak kami berdiri 2005, kami telah melayani pelanggan dari berbagai macam kalangan baik itu instansi, kantor, perumahan, sekolah, para pengrajin kayu ataupun konsumen langsung untuk kebutuhan pribadi rumah tangga. Jadi anda tidak perlu ragu berbelanja di tempat kami karena dengan harga yang terjangkau anda bisa mendapatkan barang sesuai pesanan anda.

Rabu, 04 Juli 2012

Perbedaan jati jawa timur & jawa barat

Secara umum kayu jati menjadi kayu yang paling awet dan memiliki nilai jual tinggi di dalam bisnis furniture. Selain teksturnya yang halus, kayu jati memiliki kelas awet yang baik. Sumber kayu jati yang paling besar adalah di pulau Jawa tepatnya di daerah Jawa Timur dan perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di areal Cepu dan sekitarnya.

Dalam industri furniture yang menggunakan bahan baku utama kayu jati dikenal dengan istilah jati Jawa Barat & jati Jawa Timur/Tengah. Di Jawa Barat, hutan jati terkonsentrasi di sekitar Ciamis.

Mengapa ada istilah tersebut dan bagaimana kita bisa membedakannya?

Menurut sumber dan pengalaman yang ada, jati Jawa barat cenderung lebih murah harganya dibandingkan dengan jati yang berasal dari hutan di Jawa Timur/Tengah. Dan perbedaan tersebut bisa mencapai nilai yang cukup tinggi bahkan signifikan.

 Jati Jawa Barat
Pori-pori kayunya lebih besar dan 'gemuk', warna kayunya juga lebih bervariasi. Pada beberapa bagian kayu terdapat warna coklat kemerahan, namun apabila dijemur langsung di bawah sinar matahari, warna tersebut akan hilang dan berubah coklat keemasan.

Garis axial kayu lebih mudah terlihat pada kayu jati Jawa Barat. Dan lebih banyak alur berwarna gelap, walaupun alur tersebut juga terdapat pada jati dari Jawa Timur/Tengah. Tentang density sedikit lebih kecil dan lebih mudah terkena retak rambut.
Namun demikian jenis ini memiliki mata kayu lebih sedikit pada level kualitas yang sama.

Jati Jawa Timur/Tengah
Dikenal memiliki kualitas yang baik. Dengan ukuran diameter yang kurang lebih sama, jati Jawa Timur/Tengah bertekstur lebih halus dan warna lebih seragam. Ketika level MC sudah mencapai di bawah 14%, kayu menjadi sangat stabil. Dalam hal ini jati dari Jawa Barat kadang-kadang masih bisa terpengaruh udara luar.

Perbedaan warna kayu gubal dan kayu teras hampir sama pada kedua jenis kayu, namun komposisi kayu gubal pada jati dari Jawa Timur/Tengah lebih kecil.

Beberapa perbedaan lain yang lebih detail akan mudah dikenali pada saat membandingkan langsung kedua tipe kayu tersebut. Namun secara umum kayu jati tetap memiliki kualitas yang lebih baik.

Latar Belakang Perbedaan Kualitas
Beberapa buyer furniture Jati yang berpengalaman bisa membedakan kedua tipe kayu tersebut dan bahkan secara spesifik melakukan negosiasi harga berdasarkan tipe kayu tersebut. Lalu latar belakang seperti apa yang membuat keduanya berbeda?

Belum ada laporan resmi dari pihak yang berwenang ataupun organisasi yang berkompeten tentang perbedaan tersebut, paling tidak berikut ini beberapa indikator yang bis akita kaji:

1. Kesuburan Tanah
Hutan di mana pohon jati Jawa Barat tumbuh memiliki struktur tanah yang lebih subur sehingga pertumbuhan pohon sedikit lebih cepat dibandingkan tanah di perbatasan Jawa Tengah & Jawa Timur yang banyak mengandung kapur. Pertumbuhan yang lebih cepat tersebut memungkinkan pori-pori lebih besar.

2. Pegunungan
Tanah yang berpegunungan juga membantu pohon jati tumbuh tanpa terdapat gangguan dalam pembentukan batang pohon.

3. Umur pohon
Dengan kurang suburnya tanah, pohon di area Jawa Tengah/Timur membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan ukuran diameter yang sama dengan tipe Jawa Barat.

Saat ini mengingat volume dan kapasitas kayu jati di pulau Jawa mulai berkurang, pemerintah melalui Perum Perhutani dan Inhutani telah mulai mengekslorasi hutan jati yang ditanam oleh rakyat di area Sulawesi.
Namun dengan perbedaan struktur tanah, kualitas kayu jati dari Sulawesi masih jauh kurang baik dibanding yang dari pulau Jawa. Rata-rata berdiameter kecil (25-30 cm) dan terdapat banyak mata kayu.(sumber: http://www.tentangkayu.com)